Arti Mitos Pacaran di Pantai atau Candi

Mungkin sudah tidak asing lagi dengan arti mitos pacaran di pantai yang katanya dapat menyebabkan hal buruk terjadi pada kelangsungan hubungan tersebut. Memang banyak mitos yang berkembang dimasyarakat kita, misalnya mitos pacaran di candi, ditempat tertentu misalnya telaga, tempat wisata sungai, rumah kosong dan lain sebagainya yang dikatakan apabila melanggarnya akan menyebabkan hubungan tidak langgeng dalam artia akan cepat putus. Mengenai kebenaran dari mitos tersebut memang sampai sekarang hanya tinggal mitos yang tidak dapat dibuktikan secara nyata.

Umumnya mitos tersebut dikaitkan dengan cerita legenda dari suatu tempat yang memang dianggap wingit sehingga tidak boleh digunakan untuk berduaan antara cewek dan cowok. Ada banyak lagi mitos disekitar kita yang secara tidak langsung akan selalu di ingat, misalnya mitos orang yang baru menikah tidak boleh melewati kali jirak semanu karena akan bercerai dan tidak baik bagi kelangsungan hubungan kedepannya, dan masih banyak lagi.

pacaran di pantai

Kalau dipikir secara nalar memang tidak masuk akal hal-hal yang berbau mitos seperti diatas, karena secara langsung memang tidak ada hubungan antara remaja yang pacaran dengan suatu tempat, namun coba kita lihat lebih dalam bagaimana sampai ada larangan semacam itu. Umumnya, remaja yang sedang dibuai cinta akan selalu berduaan, bahkan kemana-mena selalu menempel seperti prangko. Hal inilah yang dipandang tidak baik dan tidak etis didepan umum, apalagi kalau sampai terjadi hal yang diluar kewajaran misalnya melakukan perbuatan tidak senonoh.

Nasehat yang tersirat dari larangan atau mitos diatas sebenarnya sangat baik, yaitu melarang muda-mudi untuk tidak berduaan ditempat wisata atau tempat umum karena akan mengganggu pemandangan dan menimbulkan keresahan publik. Coba saja kalau misalnya kita pergi ke pantai kemudian disana banyak orang yang mojok atau pacaran maka akan menjadikan kita risih dengan pemandangan tersebut.

Keterangan lain dari mitos diatas adalah bahwa ditempat-tempat yang dianggap suci atau wingit tentu akan menyebabkan sial bagi mereka yang menggunakannya untuk perbuatan zina, maka dari itu akan menjadi hal penting selalu ingat untuk tidak melanggar aturan tidak tertulis tersebut.

Dan sebagai kaum muda tentu sudah dapat menjaga batasan apalagi ketika itu sedang berada ditempat umum, supaya tidak menimbulkan rasa risih bagi orang lain dan mengganggu ketertiban dalam setiap tempat yang dikunjungi. Namun nyatanya, masih banyak pemandangan tidak senonoh sering kita temui apalagi itu ditaman atau ditempat wisata yang digunakan sebagai lokasi melepas nafsu para pasangan ilegal.

0 Response to "Arti Mitos Pacaran di Pantai atau Candi"

Post a Comment